Makanan ini menurunkan darah tinggi
Konsumsi makanan tekanan darah tinggi sangat penting bagi penderita tekanan darah tinggi, agar tekanan darahnya tetap stabil dan terhindar dari berbagai komplikasi. Apa saja makanan penurun darah ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Hipertensi adalah kondisi jangka panjang. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan banyak komplikasi, mulai dari stroke hingga serangan jantung, yang dapat mengancam jiwa.
Untuk menghindari komplikasi tersebut, tekanan darah tinggi harus dikontrol dengan pola hidup yang konsisten dan sehat. Salah satunya adalah pemilihan makanan sehat.
Pilih makanan penurun darah Tinggi
Meski tidak ada makanan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat, setidaknya ada beberapa makanan penurun tekanan darah yang bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi, yaitu:
1. Salmon
Salmon adalah ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Kandungan lemak sehat ini diduga dapat menurunkan tekanan darah dengan menekan peradangan dalam tubuh dan menurunkan kadar senyawa yang dapat menurunkan pembuluh darah yang disebut oxylibin. .
2. rumput hijau
Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli, mengandung beragam nutrisi, mulai dari serat, antioksidan, potasium, kalsium, magnesium, dan potasium. Nutrisi ini dapat mendukung kesehatan dan fungsi pembuluh darah, yang dapat membantu mengontrol tekanan darah.
3. Wortel
Studi menunjukkan bahwa kandungan senyawa fenolik dalam wortel secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Meski senyawa ini bisa didapat dari wortel matang atau mentah, mengonsumsi wortel mentah lebih bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah.
4. Sedikit
Bit menurunkan tekanan darah karena mengandung nitrat. Nitrat dikenal sebagai senyawa yang baik untuk melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa jus bit dapat menurunkan tekanan darah hanya dalam satu hari satu malam.
5. Buah jeruk
Jeruk, jeruk bali dan lemon adalah buah jeruk yang baik untuk penderita tekanan darah tinggi. Seperti sayuran hijau, buah jeruk kaya akan vitamin, mineral dan senyawa bioaktif yang memiliki efek menurunkan tekanan darah.
6. Susu dan yogurt rendah lemak
Susu yang kaya kalsium dan rendah lemak dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda tidak suka susu, Anda juga bisa menggunakan yogurt.
Selain mengetahui banyaknya pilihan makanan tekanan darah rendah, penting juga untuk diketahui bahwa ada berbagai jenis makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita darah tinggi, antara lain makanan tinggi lemak, makanan olahan, acar, cepat saji. makanan. makanan, dan alkohol. Minuman dan minuman yang mengandung persentase kafein yang tinggi.
Menerapkan pola makan sehat (DASH)
Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, makanan yang tercantum di atas mungkin bisa menjadi pilihan untuk Anda. Namun, diet sehat dengan makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang tetap lebih penting untuk diprioritaskan.
Diet yang dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension. Ada empat prinsip utama diet DASH, yaitu:
Tingkatkan asupan biji-bijian, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
Juga tingkatkan asupan buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak.
Batasi garam, makanan dan minuman manis, dan daging merah.
Batasi juga makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol dan lemak trans.
Selain itu, porsi setiap jenis makanan juga harus diperhatikan saat menjalani diet DASH, antara lain:
Beras dan gandum: Maksimum 7-8 porsi setiap hari
Sayuran: setidaknya 4-5 porsi sehari
Buah: setidaknya 4-5 porsi sehari
Produk susu rendah lemak: maksimal 2-3 porsi per hari
Daging, ayam, dan ikan: hingga dua porsi sehari
Kacang-kacangan dan biji-bijian: 4-5 porsi seminggu
Lemak dan minyak: Maksimal 2-3 porsi per hari
Permen: hingga 5 porsi per minggu
Selain fokus pada diet DASH, penderita tekanan darah tinggi juga harus mengikuti pola hidup sehat lainnya, seperti berolahraga secara teratur, minum obat secara teratur, tidak merokok, tidak minum terlalu banyak, cukup istirahat, dan mengelola stres.
Dengan pola hidup sehat disertai makanan penurun darah, diharapkan tekanan darah akan stabil dalam batas normal. Jangan lupa untuk memeriksakan tekanan darah dan status kesehatan Anda secara rutin agar dokter dapat mengantisipasi komplikasi.
Comments
Post a Comment